by

8 Manfaat Mainan Lego Untuk Anak

Mainan lego telah dinikmati oleh jutaan anak-anak dan orang dewasa di seluruh dunia sejak tahun 1932. Tujuan dari LEGO adalah menawarkan mainan kayu / batu bata kepada anak-anak agar mereka dapat bermain dengan baik. 

Ada efek positif jangka pendek dan panjang dari bermain dengan mainan konstruksi. Misalnya, anak-anak dapat mempelajari warna dan bentuk dasar yang menghafal dan langsung, sambil juga mempelajari kesadaran visual-spasial yang akan membantu mengembangkan keterampilan membaca dan menulis di masa depan. Anak-anak juga akan belajar bekerja sama dengan orang lain serta memecahkan masalah. Kedua keterampilan tersebut dibutuhkan di masa kanak-kanak dan sebagai orang dewasa.

Tapi, yang paling penting, LEGO mendorong imajinasi, membantu mendapatkan konsentrasi dan fokus lebih baik. Ada banyak manfaat bermain LEGO dan kami akan membahas hal yang sama di artikel ini.

Di bawah ini adalah 8 manfaat bermain LEGO dan mengapa memperkenalkannya kepada anak Anda sejak dini:

  1. Komunikasi yang lebih baik

Bermain dengan LEGO membutuhkan perencanaan dan pembahasan strategi sebelum dan selama proses. Anak-anak harus berpikir dan mengkomunikasikan pikiran mereka dengan jelas dengan cara yang dimengerti oleh tim mereka. Latihan ini akan membantu mereka tumbuh sebagai komunikator yang baik dan akan meningkatkan keterampilan bahasa mereka.

  1. Keterampilan memecahkan masalah

Setiap aktivitas yang melibatkan stimulasi mental atau fisik, akan menciptakan keadaan langka di mana anak-anak harus mengatasi rintangan dan melangkah maju. Hanya memperbaiki bata LEGO tidak akan menghasilkan model yang baik; anak-anak akan terjebak dan berpikir untuk maju dan bagaimana caranya!

  1. Melakukan percobaan

Lego hadir dengan kemungkinan tak terbatas. Sebuah model dapat dibongkar dan dibuat menjadi model yang belum dijelajahi. Ketika anak-anak menyelesaikan tantangan pertamanya untuk membuat model, itu membuat mereka merasa berhasil. Apa yang dia lakukan setelahnya? Mereka bereksperimen dengan batu bata yang sama dengan pemikiran berbeda dan menciptakan sesuatu yang baru.

  1. Meningkatkan kesabaran

Proses membangun atau menciptakan sesuatu membutuhkan perencanaan, pelaksanaan, dan terutama kesabaran. Kami tahu anak-anak selalu gelisah dan menjelajah sepanjang waktu. LEGO membutuhkan waktu untuk menguasainya. Dibutuhkan keterampilan, pemikiran artistik, dan waktu untuk membangun model. Ketika anak-anak sangat menikmati LEGO, mereka akan bersabar hingga mereka menyelesaikan tugasnya.

  1. Konsentrasi yang lebih baik

Tidak seperti menonton TV atau bermain di ponsel, LEGO membutuhkan konsentrasi yang tepat. Anak-anak akan terpaku pada bermain Lego dan menyelesaikan apa yang telah mereka mulai. Mereka tidak akan menyimpang dari tugasnya sampai selesai. Ini akan membantu mereka meningkatkan konsentrasi tidak hanya saat bermain Lego tetapi juga saat belajar, bermain alat musik dan saat melakukan aktivitas lainnya.

  1. Keterampilan motorik halus

Gerakan kecil dalam model LEGO – Derek, rahang naga, dan pintu mobil adalah keterampilan motorik halus. Dengan membangun menggunakan balok Lego, anak-anak memahami mekanisme pergerakan, waktu, kecepatan dan jarak.

  1. Kemampuan spasial yang lebih baik

Berbeda dengan melukis dan menggambar, Lego berbentuk 3 dimensi. Ini membangun kemampuan anak untuk berpikir dalam 3D untuk mengembangkan kecerdasan spasial. Ini adalah keterampilan penting yang dibutuhkan untuk berpikir dalam bentuk fisik.

  1. Mendorong Pemikiran dan Penalaran

Setiap kali seorang anak membangun dan menciptakan suatu struktur atau bahkan seluruh dunia, anak-anak harus menggunakan penalaran dan keterampilan berpikir kritis. Mereka juga harus memecahkan masalah ketika sesuatu tidak berjalan seperti yang mereka harapkan. Keterampilan inilah yang membuat anak-anak menjadi orang dewasa yang berpengetahuan luas, mandiri, dan sukses!

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed